Nunukan, bocorhalus.co.id- Pemerintah Kabupaten Nunukan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp7,9 miliar untuk pengadaan videotron pada 2026. Kebijakan ini menuai sorotan karena nilainya dinilai besar di tengah dorongan efisiensi belanja daerah.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), pengadaan tersebut dibagi dalam dua paket. Paket pertama memiliki pagu Rp3.527.160.000 untuk 7 unit videotron. Sementara paket kedua mencapai Rp4.430.534.012 untuk satu paket videotron dengan spesifikasi layar lebih besar.
Seluruh anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Nunukan tahun anggaran 2026 dan menggunakan metode e-purchasing. Kedua paket dijadwalkan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026, dengan pengumuman telah dilakukan pada 22 April 2026.
Pengadaan videotron disebut untuk mendukung penyebaran informasi publik. Namun, pembagian anggaran dalam dua paket dengan nilai besar memunculkan pertanyaan publik, terutama terkait urgensi dan prioritas penggunaan anggaran daerah.
Sorotan ini mengemuka di tengah kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, termasuk perbaikan jalan, jembatan, serta fasilitas publik di kawasan perbatasan yang dinilai membutuhkan perhatian lebih besar.
Perdebatan soal prioritas anggaran pun kembali menguat, menegaskan pentingnya kehati-hatian pemerintah daerah dalam menentukan belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat. (**)







:strip_icc()/kly-media-production/medias/7705412/original/051022000_1780505149-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7692805/original/025039900_1780490478-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7601690/original/071789200_1780385577-IMG-20260602-WA0026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)





